Rabu, 25 Desember 2019

Laporan Praktikum Membuat Es Mambo

ILMU PENGETAHUAN ALAM

LOGO BARU WARNA 2010.jpgLOGO BARU WARNA 2010.jpg

Laporan Praktikum
Pembuatan ES Mambo



LOGO BARU WARNA 2010.jpg
LOGO BARU WARNA 2010.jpg


LOGO BARU WARNA 2010.jpg




                                                                 DI SUSUH OLEH:
Ihsan Arrasyid
Dosen Pengampu : Dina Liana. S.Pd, M.Pd
Semester/local : l (A)
PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
( PGMI )
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AULIYAURRASYIDIN
 TEMBILAHAN
TAHUN AJARAN 2019-2020






KATA PENGANTAR

           Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan anugerah kepada kita, salah satunya yaitu kecerdasan sehingga kami dapat menyelesaikan tugas mata peajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk membuat laporan dengan judul Penurunan Titik Beku “Es Mambo”.
            Ucapan terimakasih kami sampaikan pada guru pembimbing yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan tugas ini sehingga dapat terselesaikan dengan baik. Terimakasih juga pada teman- teman yang sudah kompak dalam mengerjakan tugas.
            Semoga laporan ini bermanfaat salah satunya menjadi referensi bahan belajar khususnya bagi kami dan umumnya bagi pembaca.
            Demikianlah pengantar dari kami. Kami menyadari bahwa dalam laporan ini masih banyak kekurangan oleh karena itu kami harapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca semuanya.
            Mohon maaf apabila terdapat kekurangan.Terimakasih..

                                                                                                Tembilahan, 23 Desember 2019
                                   
                                                                                   
                                                                                                            IHSAN ARRASYID










DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..................................................................................................................

DAFTAR ISI...............................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN............................................................................................................
Latar Belakang...................................................................................................................
Tujuan ..............................................................................................................................
Rumusan Masalah..............................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN PRAKTIKUM ES MAMBO.............................................................
Landasan Teori..................................................................................................................
Metodologi Praktikum........................................................................................................
Perubahan Fisika dan Kimia..............................................................................................
Tabel Penjelasan Materi.....................................................................................................
Dokumentasi......................................................................................................................
BAB III PENUTUP......................................................................................................................
Kesimpulan........................................................................................................................
Saran .................................................................................................................................







BAB 1
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Banyak sekali perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan sekitar kita, banyak sekali yang menyebabkan kenapa bisa terjadi salah satu nya faktor alam dan faktor manusia. Oleh karena itu penulis mencoba menyimpullkan dari beberapa perubahan yang terjadi tersebut.
Penulis menyadari akan banyaknya kekurangan dalam menuliskan laporan. Namun di balik itu semoga apa yang sudah di tulis oleh penulis bermanfaat bagi pembaca.

Tujuan
1.          Untuk mengaplikasikan kimia didalam kehidupan sehari-hari.

Rumusan Masalah
1.      Bagaimana cara mengetahui perubahan Fisika dan Kimia ?





BAB IV
 PEMBAHASAN PERUBAHAN FISIKA DAN KIMIA
LANDASAN TEORI
Sifat Koligatif Larutan
Larutan merupakan campuran homogen antara dua atau lebih zat. Adanya interaksi antara zat terlarut dan pelarut dapat berakibat terjadinya perubahan sifat fisis dari komponen-komponen penyusun larutan tersebut. Salah satu sifat yang diakibatkan oleh adanya interaksi antara zat terlarut dengan pelarut adalah sifat koligatif larutan. Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang hanya dipengaruhi oleh jumlah partikel zat terlarut di dalam larutan, dan tidak dipengaruhi oleh sifat dari zat terlarut.
Hukum Ralout merupakan dasar bagi empat sifat larutan encer yang disebut sifat koligatif (dari bahasa lain colligare, yang berarti “megumpul bersama”) sebab sifat-sifat itu tergantung pada efek kolektif jumlah partikel terlarut, bukannya pada sifat partikel yang terlibat. Keempat sifat itu ialah:
a)      Penurunan tekanan uap larutan relatif terhadap tekanan uap pelarut murni.
b)      Peningkatan titik didih.
c)      Penurunan titik beku.
d)      Gejala tekanan osmotik.
Larutan koligatif yaitu sifat yang hnya bergantung pada jumlah partikel zat tetapi tidak pada jenis zat itu. Sifat koligatif larutan yang hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut <konsentrasi larutan> dan tidak bergantung pada ukuran jenis <atom, molekul, atau ion>, tau massa molekul zat terlarut, untuk larutan elektrolit dan non elektrolit dengan konsentrasi larutan yang sama mempunyai jumlah partikel yang berbeda.
Sifat - sifat koligatif terdiri atas :
1.   Penurunan tekanan uap larutan adalah selisih antara tekanan uap pelatut murni dan tekanan  uap larutan
2.   Tekanan titik didih adalah sifat titik didh larutan dengan titik didih pelarut.
3.   Penurunan titik beku adalah selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan
4.   Tekanan osmotic larutan adalah perbedaan tekanan hidrostatik maksimum antara suatu  larutan     dengan pelarutnya.




METODOLOGI PRAKTIKUM

Rancangan Praktikum
Dalam praktikum ini, penulis merancang praktikum dengan metode kajian pustaka dan eksperimen.Kajian pustaka dilakukan agar penulis memperoleh teori-teori sebagai acuan untuk praktikum.Penulis melakukan kegiatan kajian pustaka dengan menjelajahi internet.
Untuk memperkuat teori–teori yang ada, penulis melakukan praktikum model eksperimen unyuk membuktikan hipotesis penulis yang sesuai dengan teori-teori yang diperoleh penulis.

Waktu dan Tempat Praktikum
Penulis melaksanakan praktikum pengaruh titik beku diruang kelas Asy-ari Kampus STAI AULIAURRASYIDIN Tembilahan pada :
Hari             : Jum’at
Tanggal       : 1 November 2019
Waktu         : 07.30 – 10.30 WIB

Variabel Praktikum
Variabel adalah sesuatu yang diukur dalam penulisan sebuah laporan praktikum.Adapun variabel yang diperhatikan dalam penulisan sebuah laporan praktikum ini yaitu pengaruh perbedaan garam dalam pembekuan es.

Teknik Pengumpulan Data
1.    Kajian Pustaka
Sebagai acuan untuk membuat laporan praktikum, penulis mencari berbagai data yang berhubungan dengan judul dari berbagai buku dan internet.Kajian pustaka digunakan sebagai acuan untuk memperoleh data-data dan teori-teori yang sudah ada.Penulis mempelajari dan menuangkan sumber-sumber yang ada ke dalam pembuatan laporan praktikum.



PERUBAHAN FISIKA DAN PERUBAHAN KIMIA

Tujuan            : Membuat ES MAMBO
Materi             : Perubahan Fisika  dan Perubahan Kimia
Pedagang  es  mambo   atau  es  goyang  membuat  esnya  tanpa  menggunakan  lemari  es.  Pernahkah Anda  mencobanya ?   Pembuatan  es  merupakan contoh  perubahan  fisika  dari  wujud  cair  menjadi padat.   Mengapa  pada  proses  pembuatannya menggunakan es yang dicampur garam dapur ? Untuk  mencobanya  silahkan  Anda  lakukan Percobaan.
Alat dan Bahan:
Alat :
Wadah platik
Kantong plastik untuk es
Termometer
Bahan :
Sirup atau jus buah
Es batu
Garam dapur
Cara Kerja :
Ambil  sirup,  tuangkan  secukupnya  ke  dalam  kantong  plastik  untuk  membuat  es  kemudian ikat. Amati wujud, warna dan rasa sirup ! Siapkan wadah (toples) yang diisi potongan es batu. Ukur suhu es batu? Kemudian tambahkan garam dapur secukupnya, aduk sampai merata. Setelah  itu masukkan sirup yang sudah disiapkan kedalam campuran es batu dengan garam Goyang-goyangkan toples tersebut hingga sirup tersebut membeku. Ukur suhu campuran es  dengan  garam  pada  saat  es  membeku.   Dan  catat  waktu  yang  diperlukan  untuk  membekukan es.
Pengamatan
1
Wujud sirup
Warna sirup
Rasa sirup
Cair
Coklat,Orange,Putih,Kuning
Manis,Jahe,Coklat,Susu.
2
Suhu es batu
0 ˚C
3
Suhu campuran es batu dengan garam
-20˚C
4
Waktu yang diperlukan sirup untuk membeku
8 menit


NO
Pertanyaan Dari Hasil Pengamatan
Penjelasan Materi

1.)

Perubahan wujud apa yang terjadi pada percobaan ini ?
Seperti yang kita ketahui ketika air di tambahkan dengan larutan garam maka akan membentuk temparatur suhu di bawah 0 derajat Celcius. Oleh karena itu, ketika kita menambahkan prasa minuman yang telah kita buat maka minuman tersebut apa bila di masukkan ke dalam toples yang isinya es dan air garam maka dalam jangka waktu tertentu akan membeku. Dengan demikian wujud air berubah dari cair menjadi padat,perubahan wujud air menjadi padat di sebut membeku.

2.)

Apa fungsi garam pada percobaan ini?

Berdasarkan percobaan ini, diketahui bahwa sebagian es batu mencair. Namun, suhu campuran es dan garam lebih rendah di bandingkan dengan suhu es murni. Karena garam berfungsi menurunkan larutan titik beku, ketika es di campur dengan garam, es mencair dan terlarut membentuk air garam, serta menurunkan temparaturnya, proses ini memerlukan panas dari luar, karena garam dapat menurunkan titik beku dari es sehingga suhu menjadi lebih dingin. Sehingga semakin banyak garam maka suhu semakin rendah.

3.)

Uraikan bagaimana peristiwa membeku dapat terjadi?


Setelah kita sudah siapkan bahan dan alatdan juga sudah siap untuk di aduk maka ketika beberapa saat di aduk akan terlihat gumpalan-gumpalan es kecil yang terlihat di bagian luar toples, dan es akan mulai mencair serta menyatu dengan garam, ketika es di campur dengan garam, larutan garam dan es secara tidak langsung atau spontan menyatu dan membentuk air garam, akibatnya air garam semakin banyak. Di dalam es tersebut ada sebuah tatanan tertentu dan kaku, tatanan ini rusak ketika di tambahkan garam, maka mulekul-mulekul air bergerak bebas kemana-mana ernergi itu hanya dapat di peroleh dari energy panas garam.

4.)

Apa yang anda ketahui tentang titik beku?

Titik beku adalah perubahan suhu atau temparatur yang di akibatkan oleh 2 larutan yang berbeda. Misalnya , ketika garam di larutkan terhadap bongkahan es maka termparaturnya akan turun di bawah 0 derjat celcius, artinya larutan akan memiliki titik beku yang rendah jika di bandingkan dengan pelarut murninya, kita sudah tau air eitu dingin tapi akan lebih dingin suhunya jika di tambahkan dengan garam. Penjelasan untuk hal ini di dapat bahwa titik beku suatu larutan adalah suhu saat tekanan uapnya sama dengan tekanan uap pelarutnya karena tekanan uap larutan lebih rendah dari pada pelarutnya, larutan belum mmembeku pada suhu 0 derajat celcius. Oleh karena itu suhu harus di turunkan agar larutan dapat membeku.




                





BAB  III
 PENUTUP
KESIMPULAN
Dari penelitian yang telah di lakukan, dapat di simpulkan beberapa hal sebagai berikut.
1)      Proses terjadinya penurunan titik beku di karenakan adanya perubahan dari tekanan uap, biasanya di akibatkan oleh masuknya suatu zat terlarut lain maka titik bekunya akan berubah ( nilai titik beku akan berkurang ).
2)      Keadaan titik beku pelarut murni setelah di campur zat terlarut akan menjadi lebih rendah di bawah titik beku pelarut murni yang semula yaitu di bawah 0 derjat celcius,

SARAN

                        Ketika praktikum di harapkan agar membawa alat dan bahan dengan lengkap agar praktikum berjalan dengan lancar dan tanpa ada hambatan karena kekurangan bahan atau alat.